Sabtu, 29 November 2014

Belut adalah hewan licin yang berlendir yang sudah dikenal oleh masyarakat terutama masyarakat yang berasal dari perkampungan yang tinggal di dekat sawah yang berlumpur serta belut merupakan hewan yang tinggal di lumpur yang memiliki kadar oksigen yang tinggi dan jumlah makanan yang banyak terutama cacing dan makanan yang berprotein. Di  Indonesia, budidaya belut masih sangat jarang karna
banyaknya orang yang awam terhadap budidaya belut dengan masih jarangnya pembudidaya belut di Indonesia potensi nilai ekonomis tentunya sangat tinggi. Bukan hanya itu meningkatnya permintaan belut dari tahun- ketahun dapat dijadikan nilai tersendiri dalam melakukan budidaya. Prospek usaha belut tidak hanya bagus di dalam negri saja, tetapi diluar negri juga, bahkan permintaan belut luar negri masih belum dapat dipenuhi oleh pasar di Indonesia. Dengan belum dapat terpenuhinya permintaan belut dari luar negri, belut sangat menjajikan untuk dibudidaya. Berikut ini adalah alasan mengapa pembudidayaan belut perlu dilakukan:
  1. Budidaya belut lebih mudah daripada budidaya jenis ikan lain.
  2. Kebutuhan masyarakat terhadap daging belut sangat tinggi terutama pasar luar negri.
  3. Masih kurangnya pembudidaya belut.
  4. Penyakit belut lebih sedikit daripada jenis ikan lain.
  5. Kaya akan gizi.
  6. Dapat dijual kapanpun walaupun hari saat panen tidak laku.                           
Pada dasarnya budidaya belut tidak terlalu sulit dan tidak perlu memiliki modal yang banyak dalam membudidayakannya daripada jenis ikan lain. Lahan sempit tidak menjadi persoalan dalam membudidayakan belut karna pembudidayaan belut dapat dilakukan dengan media tong atau drum. Tidak hanya dapat dibudidayakan dalam lahan yang sempit belut sangat mudah dibudidayakan. Semuanya bisa dipelajari dengan mudah dan cepat, tentu saja semuanya harus disertai keseriusan, ketelitian dan ketekunan dalam menjalankan usaha.

   
Next
Posting Lebih Baru
Previous
This is the last post.

0 komentar:

Posting Komentar