Sabtu, 29 November 2014


Sebelum kita memulai membudidayakan belut tentunya kita harus mengerti apa yang kita budidayakan. Berikut adalah klasifikasi belut.

Belut adalah hewan yang tergolong dalam kelas ikan (pisces). Bentuk tubuhnya menyerupai ular, yakni bulat memanjang dan memiliki kerangka seperti yang dimiliki ular. Berbeda dengan ular,  belut tidak bersisik dan seluruh tubuhnya dilapisi lendir. Walaupun belut termasuk golongan ikan, belut tidak memiliki sirip. Belut merupakan hewan yang hidup didalam lumpur. Belut juga mampu berenang di dalam air seperti ikan, tetapi belut cenderung tidak suka berenang dan lebih sering bersembunyi di dalam lumpur.


Adapun ciri khas belut dapat dijelaskan sebagai berikut:
  • Tubuh licin berlendir.
  • Tidak bersisik.
  • Tidak mempunyai sirip dada dan sirip panggung.
  • Dapat bernapas langsung dari udara.
  • Bukaan insang sempit.
  • Tidak memiliki kantung renang dan tulang rusuk.
  • Mata belut kebanyakan berukuran sangat kecil dan tidak berfungsi secara baik.
  • Mulutnya dilengkapi lipatan kulit yang sedikit menebal dibagian luarnya.
  • Bagian dalam mulut dilengkapi gigi runcing kecil berbentuk kerucut.

Belut termasuk dalam suku Symbranchidae. Suku ini terdiri dari empat genera dengan total 20 jenis. Anggotanya bersifat prantropis atau bisa ditemukan di semua daerah tropis. Secara ilmiah, klasifikasi belut adalah sebagai berikut:
  • Kingdom         : Animalia
  • Sub-Kingdom : Metazoa
  • Filum               : Chordata
  • Kelas               : Pisces
  • Subkelas         : Teleostei
  • Ordo                : Synbranchoidae
  • Famili              : Synbrancidae
  • Genus             : Synbranchus
  • Species          : Synbranchus bengalensis Mc clell (belut rawa), Monopterus albus   Zuieuw (belut sawah), Macroteme caligans Cant (belut kali/laut)
Belut bisa hidup dalam tanah berlumpur dengan derajat keasaman tana berkisar antara (pH) 5-7. Belut yang biasa dibudidayakan adalah belut sawah. Secara alamiah belut berkembangbiak sata tahun sekali. Perkawinan belut terjasi pasa malam hari yang panas akibat mendung dan tidak ada sinar bulan. Masa perkawinan belut sangat panjang, berkisar 4 sampai 5 bulan. Telur  hasil perkawinan akan dijaga oleh belut jantan dan menetas 2 sampai 3 minggu. Dari sekita 1000 telur akan dihasilkan kurang lebih 300 ekor anak belut.    

0 komentar:

Posting Komentar